Peran Generasi Muda Dalam Penggunaan Teknologi Di Era Globalisasi Dan Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Dalam Inovasi Ekspor Indonesia
Hallo Generasi Muda Peduli Uang Kita. Pernahkah kalian mendengar istilah ekspor? Ekspor merupakan tindakan yang di mana kita menjual atau mengeluarkan barang dan jasa kita dari satu negara ke negara lain. Jadi kata kunci dari ekspor adalah mengeluarkan atau menjual,berbeda halnya dengan Impor yang dimana kita melakukan kegiatan membeli dari suatu negara.
Pada jaman sekarang ini tentu kita tidak terlepas dari penggunaan teknologi salah satunya adalah gawai atau telepon seluler, hal ini dikarenakan kita sekarang berada di era Globalisasi yang di mana pada era ini di tandai dengan meluasnya penggunaan teknologi terutama internet.
Sekarang teknologi dan internet sudah meluas di tambah dengan kemudahan kita dalam mengakses teknologi, mau melakukan sesuatu seperti berbelanja secara daring lewat aplikasi seperti Tokopedia, Shopee, Alibaba, Amazon dan lain sebagainya atau belajar pun gampang. Begitulah keuntungan yang kita dapatkan di jaman sekarang.
Sebagai generasi muda tentu kita selalu melihat barang-barang yang bagus, seperti tas, baju, dan lain sebagainya yang berasal dari luar negeri lalu terjual di pasar Indonesia atau di toko daring. Lalu pernahkah kalian melihat di sekitar kalian sendiri barang-barang yang kita pakai selama ini pasti berasal dari luar negeri salah satunya yang paling banyak adalah negara Tiongkok. Namun, muncul beberapa pertanyaan seperti, apakah kita lebih banyak membeli barang dari luar ketimbang membeli atau menggunakan barang buatan Lokal atau buatan Indonesia? Apakah kita banyak mengimpor daripada mengekspor? Apa dampaknya? Sebagai generasi muda kita harus berbuat apa?
Kita sebenarnya lebih cenderung membeli atau menggunakan barang dari Luar Indonesia ketimbang membeli hasil buatan sendiri. Hal ini disebabkan karena masyarakat kita yang masih cenderung tidak mempercayai barang buatan sendiri akibat kualitasnya yang kadang masih “kurang bagus” dan desain produk yang dipandang terlalu kuno serta dinilai kurang “bergengsi”. Bisa kita lihat juga dimana sekarang ketika kita ingin membeli atau berbelanja pasti ada saja barang yang umum kita jumpai itu tulisannya “Buatan China”, ”Buatan Korea Selatan”, “Buatan Jepang” dan semua itu menguasai banyak sektor di kehidupan kita seperti Tiongkok yang menguasai barang elektronik dan kehidupan sehari hari, Jepang yang menguasai di bidang otomotif seperti motor dan mobil, Korea yang menguasai di bidang kecantikan atau perawatan. Jadi kita sebenarnya lebih banyak menggunakan barang dari luar ketimbang dalam negeri.
Namun, kalau dilihat dari data Badan Pusat Statistik Indonesia dari Januari- Agustus mengalami surplus yang dimana nilai Ekspor dan Impor mencakup sebagai berikut:
A. Ekspor:USD 249.632,00 miliar
B. Impor:USD 194.700,00 miliar
C. Surplus:USD 29,14 miliar
Meskipun mengalami surplus dan dampaknya ke ekonomi Indonesia baik, karena Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi. Namun kita tetap menghadapi masalah seperti ketergantungan bahan bakar mineral (minyak, gas),mesin, reaktor nuklir, boiler, peralatan listrik elektronik, besi, baja, bahan kimia organik.
Di sinilah peran generasi muda dimainkan, generasi muda selalu identik dengan teknologi salah satunya adalah penggunaan gawai atau telepon seluler. Karena itu Generasi Muda bisa mengubah stigma yang menganggap bahwa ekspor itu ribet dan hanya bisa dilakukan segelintir usaha besar saja. Sekarang dengan adanya teknologi mereka bisa memperkenalkan bahkan bisa memperluas jangkauan pasar Indonesia ke pasar global jadi tidak hanya lewat cara konvensional saja melainkan menggunakan gawai atau telepon seluler sebagai media dalam mempromosikan barang karya Indonesia keluar negeri sehingga bisa dikenal lebih di pasar global. Lalu bagaimana caranya agar produk Indonesia bisa dikenal ke pasar global?
- Menciptakan produk kreatif dan inovatif sehingga bisa menarik minat pasar global
Generasi Muda dikenal dengan ide yang di luar “Kotak” dimana mereka bisa menciptakan produk yang menggabungkan budaya lokal dengan budaya luar sehingga bisa menarik perhatian pasar global sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional. Seperti Tolak Angin, merek Indonesia ini menarik minat pasar global karena dikemas secara modern dalam bentuk saset, Membuatnya praktis dan mudah dibawa ke mana saja dan digunakan secara cepat atau bisa saja nanti Generasi Muda menciptakan sebuah konsep yang di luar kotak seperti Es Batu yang sebelumnya di bungkus dengan plastik kini menggunakan Bioplastik atau Edible film yang menggunakan bahan seperti rumput laut. Jadi bungkus plastik tersebut bisa langsung di taruh ke tempat atau wadah yang ingin kita buat jadi minuman dingin karena plastik ini ramah lingkungan dan bisa di konsumsi, atau bisa saja buat cup mi cepat saji dengan Bungkus bumbu yang menggunakan bahan ini jadi ketika kena air panas akan terurai dan aman di konsumsi.
- Mempromosikan produk kita dengan media sosial
Generasi muda seperti kita bisa membuat sebuah video cerita atau cerita pendek tentang budaya atau barang lokal lalu mengunggahnya ke media sosial yang dimana terhubung ke banyak orang termasuk luar negeri yang bisa membuat mereka mengetahui bagaimana budaya kita dan produk kita ini sehingga produk kita tak hanya dikenal di pasar lokal saja namun dikenal ke seluruh pasar internasional, tapi keuntungannya tidak hanya ke pasar luar saja terkenalnya, namun pasar lokal pun bisa menjadi terkenal akibat adanya promosi tadi sehingga bisa mendorong juga pertumbuhan ekonomi masyarakat bawah.
- Memanfaatkan Teknologi platfrom belanja daring
Kita bisa memanfaatkan platform digital selain media sosial seperti Amazon, Alibaba, dan Shopee yang dimana kedua perusahaan tersebut adalah tempatnya kita berjualan dan bisa sekaligus mengenalkan produk kita ke pasar global.
4. Melakukan Riset
Karena tak semua barang yang kita promosikan atau jual itu diminati pasar global, kita harus melakukan riset agar produk yang kita ingin kenalkan ke pasar global bisa menarik perhatian, seperti Batik.
- Mendapatkan lisensi atau sertifikat resmi
Tentu ketika kita ingin melakukan kegiatan berjualan atau ekspor kita harus mempunyai lisensi atau sertifikat. Jika kita tidak memiliki lisensi maka kita tak bisa berjualan apalagi pasar global yang mempunyai aturan ketat, bisa-bisa kita dikira melakukan penjualan ilegal atau bisa saja produk kita tidak laku karena Kurangnya kejelasan.
- Jangan gampang menyerah dan teruslah belajar Kita jangan mudah menyerah dan perbanyak belajar karena memulai suatu usaha itu tidak mudah apalagi selalu ada lika-liku intinya sebagai generasi muda kita harus mempunyai semangat pantang menyerah
Oleh karena itu, Generasi Muda adalah salah satu dongkrak yang bisa mendorong perekonomian Indonesia dengan menggunakan Teknologi dan kreativitas dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan Inovasi Ekspor. Kita sebagai generasi muda harus ada setidaknya belajar sedikit ilmu ekonomi agar nanti sedikit dimudahkan
(Penulis Artikel:Derrick Tan)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PELEPASAN DAN PERPISAHAN SISWA KELAS XII SMA NEGERI 1 BUKIT BATU
Kamis, 16 April 2026 menjadi hari yang penuh makna dan haru bagi keluarga besar SMA Negeri 1 Bukit Batu. Pada hari tersebut, dilaksanakan kegiatan pelepasan dan perpis
SISWA SISWI SMA NEGERI 1 BUKIT BATU LULUS SPAN PTKIN TAHUN 2026
Pada tahun 2026 ini, siswa-siswi SMA Negeri 1 Bukit Batu berhasil diterima di Perguruan Tinggi melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-P
SISWA-SISWI SMA NEGERI 1 BUKIT BATU LULUS SNBP TAHUN 2026
Pada tahun 2026, siswa-siswi yang berhasil lulus Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menunjukkan pencapaian yang patut diapresiasi. Jalur SNBP merupakan salah satu bentuk
KEGIATAN PELAKSANAAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT OLEH DOSEN ISNJ BENGKALIS
Kegiatan Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Bukit Batu oleh para dosen dari Institut Syariah Negeri Junjungan Bengkalis sebagai bentuk kepedulian dan
MUI GOES TO SCHOLL: TARHIB RAMADHAN
Kegiatan MUI Goes to School dengan judul Tarhib Ramadan dilaksanakan sebagai upaya memberikan penguatan pemahaman keislaman sekaligus mempersiapkan seluruh warga sekol
SOSIALISASI PAKET PENJURUSAN KEPADA WALI MURID KELAS X
Dalam rangka mempersiapkan peserta didik kelas X untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kelas XI, sekolah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi penjurusan yang ditujukan kepada wali mu
Penyerahan Penghargaan Video Edukatif Tingkat Nasional dalam Ajang Prestasi Remaja Atmosfer (APRA) VII
Ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Karyn Chen, siswi kelas XI 1, yang telah berhasil meraih Juara II dan Angel, siswi Kelas XI 1 pada pertandi
KEGIATAN BIMBINGAN REMAJA USIA SEKOLAH (BRUS)
Kegiatan BRUS (Bimbingan Remaja Usia Sekolah) kembali dilaksanakan pada hari Jumat pertama bulan ini dengan menghadirkan perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai narasumber. Ke
SOSIALISASI FIRST AIDER P3LP OLEH TIM PUSKESMAS SUNGAI PAKNING
SMA Negeri 1 Bukit Batu melaksanakan kegiatan Sosialisasi First Aider P3LP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis) yang diselenggarakan oleh Tim Puskesmas Sungai Pa
Nilai Tertinggi TKA Siswa/siswi SMA Negeri 1 Bukit Batu
Siswa dan siswi yang mendapatkan nilai tertinggi Tes Kompetensi Akademik (TKA) Tahun 2025 adalah bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan ketekunan tidak pernah mengkhianati has
